Home

Rabu, 20 Juni 2018

Kinerja Pihak Kepolisian yang Promoter, Berbuah Harumnya Nama Bangsa

Darmikus Heri, S.Sos
Camat Bonti

SELAMAT & SUKSES KEPOLISIAN RI

Itu ucapan yang dapat saya berikan selaku Camat Bonti, saya juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Kepolisian yakni Kapolri berserta jajarannya karena mampu menjaga dan mengamankan NKRI menjadi negara yang aman no.9, hal tersebut saya ketahui setelah membaca dari Release terbaru Gallup's Law & Order Index 2018, dimana negara Indonesia adalah negeri teraman dengan index No.9 dan skor 89. Riset negara teraman di dunia ini dilakukan oleh lembaga riset terkenal di  Amerika Serikat. Indikator riset yg digunakan bisa dibaca di website Gallup. Hasil riset Gallup juga diberitakan oleh koran The Jakarta Post 18 Juni 2018.

Hal tersebut tidak lah mudah untuk dicapai oleh Indonesia terlebih lagi dengan aksi-aksi sekelompok / oknum orang yang tidak bertanggung jawab, saya pribadi menganggap peran serta Kepolisian dalam mencegah bahkan memberantas para pelaku kriminalitas bahkan pelaku teroris di Indonesia sangat profesional dan dilakukan oleh jajaran Polri sampai tingkat Polsek.

Hal ini tergambar pada pelaksanaan tugas Polri yang profesional dengan program Promoternya, dapat saya ambil sampel diwilayah kecamatan Bonti, pihak kepolisian dapat menekan dan membuat situasi kamtibmas berjalan aman dan kondusif, dan suatu prestasi ditahun 2017 Polsek Bonti dapat mengungkap 2 kasus curat (pembobolan kantor desa Bantai dan Bahta) sehingga penyelesaian kasus mencapai 100%.

Bonti, juga merupakan salah satu objek wisata alam berupa adanya bukit yang indah saat pagi hari menjelang dan saat fajar akan tenggelam, sehingga dengan adanya situasi kecamatan yang kondusif dapat menambah jumlah wisatawan yang berkunjung ke kecamatan bonti.


Berikut daftar 10 negara yg masuk negeri  teraman di dunia, mengalahkan negara lain :
1). SINGAPURA;
2). NORWAY;
3). ISLANDIA;
4). FINLANDIA;
5). UZBEKISTAN;
6). HONGKONG;
7). SWISS;
8). KANADA;
9). INDONESIA
10). DENMARK.

Sedang negeri rentan & paling tidak aman adalah :
1). VENEZUELA;
2). AFGANISTAN;
3). UGANDA;
4). SUDAN SELATAN.

Tidak ada kata yang dapat kami ucapkan hanya Terima Kasih kepada pihak Kepolisian, kami aman bersama Polri.




Berikut laporan *riset Gallup bisa dibaca di Website* :
https://news.gallup.com/reports/235310/gallup-global-law-order-report-2018.aspx
*Release The Jakarta Post 18 Juni 2018* :
http://www.thejakartapost.com/news/2018/06/18/indonesians-feel-safe-have-confidence-in-police-gallup.html
*Juga dalam Web Opini.id* :
https://opini.id/topik/5552/indonesia-masuk-daftar-10-negara-teraman

Selasa, 19 Juni 2018

Apa dan Bagaimana Pilkada? menurut Ipda Rahmad Kartono, SH


Ipda Rahmad Kartono, SH
Kapolsek Bonti

Pemilihan umum seperti Pilkada, Pileg maupun Pilpres adalah sebuah ajang kontestasi dalam sistem demokrasi bukan sebuah ajang KOMPETISI

Jika kontestasi artinya ada pemilih ada yang dipilih dan ada juga yang tidak dipilih, kontestan yang dipilih artinya sebagai kontestan yang terpilih, kontestan yang tidak dipilih artinya kontestan yang tidak terpilih

Beda dengan kompetisi, jika kompetisi bersifat pertandingan, ada dua atau lebih pihak yang bertanding, sifat pertandingan mencari juara, artinya dalam setiap kompetisi akan menghasilkan juara, ada pihak yang MENANG dan ada pihak yang KALAH.

Pemilu adalah sebuah ajang demokrasi di indonesia untuk memilih kontestan (paslon) , artinya pemilu bukanlah ajang kompetisi antar paslon, disinilah kita berpijak, dalam kontestasi tidak ada yang MENANG dan KALAH, yang ada adalah TERPILIH dan TIDAK TERPILIH

diharapkan istilah menang kalah dalam pemilu, kita singkirkan jauh jauh, kita gunakan istilah TERPILIH dan TIDAK TERPILIH, sehingga diharapkan yang TERPILIH dapat menjalankan amanah rakyat dengan sebaik baiknya dalam membangun dan memajukan serta memakmurkan masyarakatnya, sedangkan yang tidak terpilih dapat segera legowo dengan berpartisipasi dan berkontribusi dengan mendukung yang terpilih.

Saya mendorong kepada semua pihak, dalam pemilihan gubernur wakil gubernur kalbar, bupati wakil bupati sanggau, kita gelorakan slogan “SIAP TERPILIH dan SIAP MENDUKUNG TERPILIH

dengan slogan tersebut diharapkan tidak ada yang merasa menang dan kalah, sehingga rekonsiliasi semua pihak pada masa pasca pilkada dapat berjalan sesingkat singkatnya, sehingga kedamaian, persatuan kesatuan serta keharmonisan kehidupan berbangsa bernegara di kabupaten sanggau, di provinsi kalimantan barat dan di NKRI dapat kita jaga bersama
Dengan demikian Siapapun yang terpilih dapat segera melaksanakan program program pembangunan dan yang tidak atau belum terpilih, dapat mendukung dengan menyarankan program program yang dicanangkan pada masa kampanye yang kesemuanya itu tetap berada pada satu kaidah atau tujuan, yakni membangun bangsa menuju masyarakat yang makmur adil dan sejahtera.

Damai Indonesiaku🇲🇨
Damai Bumi Khatulistiwaku🌏
Damai Bumi Darananteku🗺
Saya Pancasila, Saya Cinta NKRI🇮🇩

Senin, 04 Juni 2018

Memperbaiki Keadaan Anak Yatim, Kapolsek Bonti Sampaikan Bantuan

Polres Sanggau - Polsek Bonti - (04/06/2018) di Masjid Al Muttaqin Bonti, Sedekah Kepada anak yatim merupakan hal yang sangat mulia, sebagaimana telah banyak diperintahkan dan dianjurkan dalam Al-Qur’an dan hadist Rasulullah SAW. Sebiji benih yang tumbuh menerbitkan tujuh tangkai dan kemudian tiap-tiap tangkai itu mengandungi seratus biji. Itu adalah perumpamaan untuk membelanjakan harta dijalan Allah. Salah satu contohnya adalah sedekah untuk mendekatkan diri kepada Allah.SWT.

"Sedekah kepada Anak-anak Yatim Dengan Tulus Ikhlas karena Anak yatim termasuk dalam golongan yang memerlukan, dan dalam Al-Qur’an telah dikatakan:
“Katakanlah, “Apa saja harta benda yang kamu infakkan, maka berikanlah kepada ibu bapak, kaum kerabat dan anak-anak yatim.” (QS : Al Baqarah, 2:215)" ujar Kapolsek Bonti

Radmad juga mengatakan bahwa kita berkewajiban memperbaiki nasib anak-anak yatim terlebih saat bulan Ramadhan sebagai mana firman Allah SWT : “Dan mereka bertanya kepadamu mengenai anak-anak yatim. Katakanlah, “Memperbaiki keadaan anak-anak yatim itu amat baik bagimu.” (QS : Al Baqarah 2 : 220)

Kita mengaku sebagai orang yang beriman, orang yang paling hebat, paling kuat, dan paling dahsyat namun tidak mau bersedekah dan dimata Allah SWT tetap NOL BESAR, namun orang yang beriman adalah orang yang bersedekah dan tetap mampu menguasai dirinya, sehingga sedekah yang dilakukannya bersih, tulus, dan ikhlas tanpa ada unsur pamer ataupun keinginan untuk diketahui orang lain.

Inilah gambaran yang Allah berikan kepada kita bagaimana seorang hamba yang ternyata mempunyai kekuatan dahsyat adalah hamba yang melakukan sedekah anak yatim dengan hati ikhlas.

"Mari kita salurkan infaq, zakat dan sedekah kepada orang yang berhak tanpa mengharapkan balasan dari orang yang menerima" ujar Rahmad.

Jumat, 01 Juni 2018

Implikasi Sinergitas Danramil 1204-06/Bonti dan Kapolsek Bonti, lakukan upacara Bendera Bersama.


Polres Sanggau - Polsek Bonti, bahwa pada setiap tanggal 1 Juni selalu diperingati sebagai hari lahir Pancasila, yang merupakan dasar negara serta menjadi pemersatu Bangsa mulai dari Sabang sampai Merauke. (01/06/2018)


Sebagai wujud sinergitas TNI - POLRI di Kec. Bonti, Kapolsek Bonti Ipda Rahmad Kartono, SH dan Danramil 1204-06/Bonti Kapten I Dewa Ketut Wiyana melaksanakan upacara Hari Lahirnya Pancasila dihalaman Kantor Camat Bonti dengan peserta Anggota dari TNI -  POLRI dengan Undangan Camat Bonti yang diwakili oleh Sekcam Bonti sdr.JUNAIDI SE.


Apabila kita melihat sejarah hingga ditetapkannya tanggal 1 Juni sebagai hari lahir PANCASILA, karena pada tanggal tersebut kata PANCASILA pertama kali diucapkan oleh Bung Karno di sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), yang saat itu belum diangkat menjadi Presiden. sekitar 73 tahun lalu tepatnya 1 Juni 1945, di dalam salah satu ruangan gedung yang kini dikenal sebagai Gedung Pancasila, Sukarno berpidato menawarkan gagasan mengenai dasar negara Indonesia merdeka.


Dengan melihat pentingnya Sejarah dalam kehidupan suatu bangsa sebagai awal berdirinya NKRI, dan pentingnya persatuan untuk menjaga kedaulatan NKRI ini, maka dengan mewujudkan Sinergitas TNI POLRI dalam menjaga Kedaulatan dan Keutuhan NKRI, Kapolsek Bonti dan Danramil Bonti melaksanakan Upacara memperingati Hari Lahir Pancasila.


Kamis, 19 April 2018

Ipda Rahmad Kartono SH ajak pengusaha dan warganya Ngopi Bareng

Polsek Bonti, Polres Sanggau, Polda Kalbar lakukan “Coffee Morning” guna mendekatkan diri pada masyarakat.

Kapolsek Bonti, Ipda Rahmad Kartono SH saat ditemui di Polsek Bonti, Kamis (19/4/18) menjelaskan terkait kegiatan “Coffee Morning” yang dilakukan pada pagi hari sebagai wujud pendekatan kepada masyarakat.

“Kami melakukan ngopi pagi atau Coffee Morning bersama pengusaha dengan masyarakat sekitar agar lebih dekat,” jelasnya.

Ia juga menambahkan alasan dilakukannya Coffee Morning ini yaitu karena perusahaan dan masyarakat yang masih sulit untuk mempercayai polisi, dan masih menyelesaikan permasalahannya secara pribadi.

“Masyarakat ini kan masih kurang percaya pada polisi untuk menyelesaikan permasalahannya, mereka lebih memilih untuk membicarakan diantara mereka sendiri secara adat. Dan terkadang ada permasalahan yang terjadi diantara mereka, dan tanpa sepengetahuan dari polisi mereka menyelesaikan sendiri. Namun penyelesaian yang dilakukannya masih menimbulkan masalah dikemudian harinya, dan menjadi besar. Dan untuk mencegah hal itu, maka lewat kegiatan seperti ini, kami mendekat kepada perusahaan dan masyarakat agar mereka lebih mempercayai kami untuk menyerahkan masalahnya untuk diselesaikan oleh pihak polisi,” tambahnya.

Selain itu, dalam melaksanakan kegiatan Coffee Morning ini, dihadiri oleh pihak managemen PT MAS 2 Estate, Camat Bonti, Kadus Entapang dan Tokoh Masyarakat yangmana seluruh persiapan dilakukan oleh pihak polsek Bonti dan tidak menerima bantuan dari masyarakat.

“Kami menyiapkan segala keperluan berkaitan dengan acara ngopi ini. Ini kan kegiatan kami, jadi kami tidak merepotkan masyarakat setempat,” tutupnya.